|
Tuesday, 15 April 2003 00:00 |
|
Kunjungan kami ke Universitas untuk bermain gamelan menarik sekali. Saya belum pernah bermain alat musik itu. Di pendopo saya bermain gong dulu, baik yang besar maupun yang kecil. Terus, karena kaca mata saya tertinggal di rumah, saya harus duduk di depan dan bermain saron. Guru gamelan kami bernama Pak Sutendri. Dia seorang guru yang lucu dan bagus. Karena kepandaiannya, kami menghasilkan musik yang merdu. Saya menganjurkan ekskursi itu kepada siswa lain!
Tim
Pada hari Selasa, murid-murid dari kelas 11 dan kelas 12 yang belajar bahasa Indonesia berangkat dari sekolah. Kami, bersama dua orang guru kami, berekskursi ke Universitas Murdoch. Di sana kami bertemu dengan Pak David Hill dari fakultas Bahasa Indonesia. Di pendopo yang baru didirikan, kami menyiapkan seperangkat orkes. Sesudah itu, kami semua diajar oleh Pak Sutendri bagaimana memainkan banyak alat gamelan. Sementara itu, ibu guru memotret kami.
Mark
Kelas bahasa Indonesia kami baru mengunjungi Universitas Murdoch supaya belajar bermain gamelan. Kita tiba di sana pada jam setengah sepuluh dan memainkan gamelan selama satu setengah jam. Guru gamelan bernama Pak Sutendri dan dia terkenal sebagai seorang pemain gamelan yang pandai sekali. Bermain gamelan tidak begitu sukar dan grup kami bermain dua lagu, satu yang cukup mudah dan satu lagi yang lebih sukar. Kami semua senang bermain gamelan. Saya ingin menjadi pemain gamelan yang terkenal seperti Pak Sutendri.
Alex

|
|
Last Updated on Monday, 15 February 2010 21:00 |